btc baner

Pages

Sunday, January 4, 2015

Kolaborasi Web Designer, Programmer, dan Database Designer menggunakan Prado.

Programmer, dan Database Designer. Di Indonesia orang masih memandang ketiga profesi di atas tidak berbeda jauh. Terkadang perusahaan atau pemberi proyek mencari profesional IT yang harus memiliki ketiga kemampuan diatas. Kenapa? Mereka ingin menghemat pengeluaran dengan membayar 1 orang untuk melakukan 3 pekerjaan diatas. Padahal untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal maka pemisahan kerja wajib dilakukan. Hal ini akan memberi kesempatan pada profesional IT untuk lebih berkonsentrasi pada bidang yang lebih disukai.
Bank NISP salah satu perusahaan yang memperoleh hasil dari pengkategorian pekerjaan. Dengan cepat mereka berkembang dan menjadi salah satu Bank dengan perkembangan yang sangat pesat di Indonesia. Mereka bahkan membayar profesional IT yang kerjaannya cuman memikirkan ide bagus apa yang bisa diimplementasi di perusahaan mereka. Bukan untuk mengerjakan sesuatu. Hal ini membuat mereka dengan cepat melakukan update teknologi dalam perusahaan karena setiap bulan mereka memperoleh ide baru tentang update teknologi yang berkembang sangat cepat.
Saya rasa cukup gambaran pentingnya pembagian kerja yang baik, dan kenapa kerja team lebih baik daripada kerja individual. Di Prado pengembangan aplikasi web based sangat memungkinkan dilakukan pembagian kerja. Dengan sifat Prado yang memisahkan business logic dan presentation logic membuat kita dapat bekerja team langsung secara berbarengan. Seperti yang kita tahu bahwa alur pengembangan aplikasi adalah seperti berikut:
  1. Requirement (Project Manager)
  2. Analisa (System Analyst)
  3. Desain (System Analyst, Web Designer, Programmer, dan Database Designer)
  4. Implementasi (Web Designer, Programmer, Database Designer)
  5. Testing
  6. Maintenance
saya langsung membahas pada sisi implementasi yaitu pembuatan aplikasi berdasarkan hasil analisa dan desain. Berikut skenario kolaborasi menurut pemikiran saya:
  1. Karena dokumen desain telah ada, maka web designer, programmer, dan, database designer tidak perlu saling menunggu. Mereke dapat langsung memulai pekerjaan masing-masing berdasarkan desain yang telah ada. Bila ada perubahan maka bisa meminta System Analyst untuk melakukan perubahan.
  2. Pembagian kerja dengan Prado adalah sebagai berikut:
    • Web Designer melakukan perancangan tampilan XHTML + CSS berdasarkan dokumen desain yang ada dan mempersiapkan layout component template Prado yaitu file TPL, dan PAGE.
    • Programmer membuat kode program berdasarkan business logic yang ada. Bila membutuhkan perubahan template maka bisa memberitahu pada web designer.
    • Database designer merancang dan membuat query SQL yang dibutuhkan programmer menggunakan feature Prado SQL MAP sehingga memudahkan programmer dalam menampilkan data yang diinginkan.
    Dari skenario di atas maka diagram kolaborasi bisa di gambarkan seperti berikut:
    SQLMAP <==========> PHP <=========> PAGE/TPL
    DB DESIGNER PROGRAMMER WEB DESIGNER
Demikian skenario kolaborasi pengerjaan suatu aplikasi web menurut pemikiran saya. Skenario di atas adalah kolaborasi paling sederhana dan tidak menggunakan metode-metode pengembangan aplikasi seperti Agile, Extreme, USDP, RUP, Prototype, atau metode lainnya yang banyak kita peroleh di bangku kuliah. Improvisasi dan Kreatifitas diperlukan agar membuat metode sederhana diatas dapat berjalan dengan baik. Mohon maaf bila ada penggunaan bahasa yang tidak cocok atau tidak dapat dimengerti. Mohon saran dan kritik bila ada yang salah. Terima kasih.

0 komentar:

Post a Comment