Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, October 12, 2015

Cara Setting TL WA5210G TP-Link untuk Pertama Kali


Setelah mencari cara men-setting wireless outdoor TP-Link TL WA 5210G milik teman dan juga milik sekolah sendiri akhirnya berhasil juga. Berikut pengalaman saya tentang cara setting pertama kali wireless outdoor itu.
Alat semacam itu memang berbeda dengan access point untuk indoor, kalau indoor kan tinggal hidupkan, colokan ke komputer untuk mengkonfigurasi dan mengetikkan alamat standar misalnya 192.268.1.xxx, maka kita sudah bisa mengkonfigurasinya dengan mudah sesuai petunjuk bawaan alat. Nah ternyata alat semacam TL WA5210G ini tidak begitu saja. Pada manual tidak ditunjukkan caranya meskipun itu hal sepele. Kalau gak ngerti sampai kapanpun gak bakal bisa mensetting apapun.
Langkah pertama tentu adalah menghubungkan 1 kabel utp dari colokan poe di power injector ke wireless TP Link dan 1 lagi kabel utp dari colokan LAN masih di power injector, serta sumber arus listrik ke power injector, sebagaimana petunjuk bawaan dari alat hingga lampu indikator 2 bagian kiri nyala.
Jika lampu power berkedip terus, itu artinya ada masalah pada supplai arus listrik, saya pernah menghadapi itu, begitu adaptornya diganti yang lain ternyata normal, atau bisa jadi kabel utp yang dari colokan poe (di power injector) itu yang bermasalah, uji saja dengan tes konektor kabel utp apakah urutan menyalanya benar.
Oh ya kabel utp bawaan alat hanya satu, jadi kita harus punya satu lagi untuk menyeting saja, tidak usah panjang-panjang juga gak apa.
Kemudian yang tidak ada petunjuk penggunaannya adalah ketika kita baru pertama akan mengkonfigurasi lebih lanjut itu. Bagaimana bisa mengkonfigurasi lebih lanjut kalau alat saja belum bisa terhubung dengan benar ke komputer.
Ternyata solusinya sepele, cukup mengubah ip network di komputer yang kita pakai, bisa diakses dari properties di network conection status itu kemudian mengisikan ip-nya untuk pengalamatan (misalnya isikan 192.168.1.100) dan subnet musk-nya (255.255.255.0) seperti figur di bawah ini.
Setelah itu coba buka via browser (misalnya pakai firefox, internet explorer, opera, safari dan sejenisnya) dengan mengetikkan 192.168.1.254 di address bar (biasanya untuk alamat website ituloh :) ). Masukkan nama admin dengan “admin“, passwordnya juga “admin“. Nah begitu masuk kalau mau men-setting gampang, sudah banyak tuh tutorialnya, silahkan periksa via google saja atau salah satunya bisa lihat tutorialnya di sini.
Di sini saya memang hanya menceritakan pengalaman kecil itu hingga kita bisa masuk ke setingan via browser. Sekali lagi intinya kita harus memberi alamat ip network yang kita pakai karena alat tersebut statusnya harus sebagai Acces Point dulu defaultnya kan sebagai Client. Seperti pada gambar dibawah.Klik pada tab Wireless >> Wireless Mode >> Klik point Access Point.
Nah setelah konfigurasi atau penyetingan selesai baru kita bisa ubah-ubah yang lain, mau kita jadikan apa alat tadi, misal akan kita ubah jadi access point yah monggo di set itu.
Oh ya kalau sudah beres, jangan lupa kembalikan Ip address yang tadi kita ubah menjadi 192.168.1.100 itu ke Optain an IP address automatically atau sesuai setinggan sebelumnya.
Demikian dan wassalam,

CARA MEMBUAT ANTENA PENANGKAP WIFI JARAK JAUH


Membuat Antena Penangkap Wifi Jarak Jauh. Bagi anda yang terlanjur membeli sebuah wifi USB adapter standard dan merasa tidak puas dengan hasil tangkapan sinyal wifi anda tersebut, maka anda dapat mengubah wifi USB adaptor anda tersebut menjadi sebuah antenna wifi USB eksternal dengan sedikit kreatifitas. Antena Wifi USB atau biasa disebut dengan Uni-Directional Wifi Range Extender adalah sebuah perangkat tambahan pada sebuah komputer yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tangkapan sinyal wireless standar dari jarak yang cukup jauh dengan menggunakan adapter USB Wifi standar.

Dalam pembuatan antenna Wifi USB ini kita tidak memerlukan modifikasi apapun pada adapter USB wifi standar kita ataupun mengubah bentuk fisik komputer (PC) anda. Hanya sebuah jalan pintas yang mudah untuk meningkatkan kekuatan sinyal dan jarak dari adaptor USB Wifi anda. Dan cara ini bekerja juga untuk seluruh jenis adaptor USB wifi standar yang biasa anda pakai.Alat dan BahanDalam proses pembuatannya, yang anda perlukan untuk membuat antenna Wifi USB ini adalah beberapa peralatan yang relatif murah, sederhana, dan mudah anda dapatkan di dalam rumah anda.
Wajan Bolic
Wajan Bolic adalah versi keduanya dari Antena Grid, bedanya Wajan Bolic dengan Antena Grid hanya terletak pada bahan dan efisiensi harganya. Antena grid/ satelit seperti yang kita tahu, harganya sangatlah mahal, mungkin bisa 2 atau 3 juta-an. Sementara Wajan Bolic hanya membutuhkan biaya kurang dari 200.000.
Alat dan Bahan :
  1. Penggaris
  2. Pisau/ Cutter
  3. Gergaji besi
  4. Bor (untuk melubangi wajan dan doff)
  5. Kikir (Untuk memperbesar lubang wajan setelah di-Bor untuk mendapatkan ukuran yang sesuai dengan Baut ukuran 12 dan 14)
  6. Wajan diameter 36 ? (semakin besar diameternya semakin bagus)
  7. PVC paralon tipis ukuran 3” 30cm
  8. Doff 3 “ 2 buah
  9. Aluminium foil
  10. Baut + mur ukuran 12 dan 14
  11. USB Wireless
  12. Kabel USB Extension 1 meter (panjang sesuai kebutuhan, bisa di beli di toko komputer)
1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut ujuran 14, jika kurang besar gunakan kikir , cukup satu lubang saja.
Kemudian, ukur diameter wajan dan kedalaman wajan. Kenapa harus pake ngukur2 segala? Ini kita gunakan untuk menghitung Feedernya (permukaan pipa yang tidak di lapisi Alumunium Foil). Rumus mencari Feeder:
F= D^2/(16*d)
*Ket:
– F: Feeder
– D: Diameter Wajan
– d: Kedalaman Wajan
– ‘^’pangkat, ‘/’ pembagian, ‘*’ perkalian
Contoh : Wajan dengan D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2 /(16 *d) = 70 ^2 / (16 *20) = 15.3 cm (Bagian yang tidak diberi Alumunium Foil.
1. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder-nya ( daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder-nya gunakan rumus di atas.
2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan USB Wireless, sekitar 5cm dari ujung PVC.
  1. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, kalo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya bisa menggunakan double tape. 

4. Bor Doff yang satu untuk lubang baut yang akan di pasang di Wajan
5. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung PVC harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
6. Masukkan USB Wireless pada lubang yang sudah di tandai tadi
8. Dan pasangkan doff tadi ke PVC paralon
9. Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelumnya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah di siapkan, dan kencangkan secukupnya.
10. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
11. Selesai. Wajan bolic tinggal di atur/ diarahkan tempat berada WI-FI nya.
12. Kalau gagal, seperti USB Wireless tidak terbaca, atau terbaca tapi tidak mendapatkan sinyal hotspot yang di tembak, kemungkinan besar ada kesalahan kecil saat perakitan.
Wajan Bolic Dengan fungsinya di antaranya; Menembak sinyal WI-FI yang letaknya jauh (bisa menembak sampai 2 Km-9Km) Memperkuat sinyal wireless, Menambah sinyal Modem (jika di gunakan untuk modem, bisa menembak HSDPA sampai HSUPA). Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 300.000 ,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24 db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000 ,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000 ,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000 ,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.

CARA NEMBAK WIFI JARAK JAUH

CARA NEMBAK WIFI JARAK JAUH 



 Di sini saya akan berbagi pengalaman cara untuk mengakses internet hotspot jarak jauh. Biasanya fasilitas hotspot ini ada di Cafe,hotel,mall atau tempat-tempat yang biasanya sering di kunjungi oleh kalangan menengah keatas tetapi beruntungnya di desa saya ternyata terdapat internet hotspot gratis yang bisa digunakan untuk browsing sesuka hati. hehe



Dari pada kelamaan, begini ceritanya....

Awalnya saya hanya ingin mengetahui saja apakah di kantor desa saya terdapat internet hotspot atau tidak. dan karena saya menggunakan PC yang belum terdapat wifi lan didalamnya, saya akhirnya datang ke sebuah toko komputer di kota saya untuk mencari alat untuk menangkap sinyal wifi. Karena hanya untuk mencoba coba, saya akhirnya memilih Usb Wifi produk dari TP-LINK WN722N.




Setelah saya coba pasang usb wifi di PC dan instal drivernya, ternyata banyak internet hostpot yang ada di desa saya. pertama kali muncul 5 hostpot yang terdeteksi oleh alat tersebut. akhirnya saya mencoba connect ke salah satu hostpot tersebut. beruntung sekali saya dapat terconnect tanpa harus login. dan signalnya juga excellent. disaat itulah saya merasa senang, asyikk gratisan (kebiasaan anak mahasiswa) hehehe.

Karena cuma 1 internet hostpot yang tanpa login saya pun masih kurang puas. saya pun mencari cara lain di mbah google. Setelah detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari akhirnya saya menemukan cara lagi untuk menangkap sinyal wifi yang mempunyai jarak lumayan jauh. yaitu dengan menggunakan WAJAN BOLIC. berkat semangat saya, akhirnya dalam 1 hari saya mampu melahirkan alat wajan bolic tersebut dalam kondisi baru. 




 Saya pun menempatkannya di atap rumah beserta usb wifi yang sebelumnya sudah saya beli dengan perpanjangan kabel usb 10 meter. Hasilnya? muncul lah hostpot wifi.id dan speedyinstan & masih banyak lagi. walaupun sinyal wifi.id tersebut 20%(poor). Setelah itu saya akhirnya menuruti rasa ingin tahu saya untuk mencari dimana antena pemancar wifi.id itu. yaah walaupun agak susah payah karena harus mondar mandir dengan membawa gadget. tapi susah payah saya tadi akhirnya terbayar sudah dan saya menemukan letak antena pemancar tersebut. ternyata antena pemancar terletak di kantor kecamatan yang jarak dari rumah saya +- 700meter. 

Untuk dapat mendapatkan sinyal dari jarak yang cukup jauh itu,mustahil untuk laptop/PC dengan antena internal dapat mendapatkan sinyal dari hotspot tersebut.
Karena saya masih belum puas dengan sinyal yang saya dapat, akhirnya saya harus sedikit mengeluarkan modal lagi untuk membeli sebuah "Acces Point".Apa itu Acces Point? bagi anda yang masih awam di dunia wifi, mungkin belum faham apa itu Acces Point.Acces Point adalah sebuah alat yang digunakan untuk koneksi data antar komputer menggunakan koneksi wireles atau tanpa kabel. maklum habis cari di mbah google jadi saya masih ingat kegunaanya. hehehe

Model AP (acces point) ini bermacam-macam sesuai jarak pancaran yang diinginkan. Kalau saya disini menggunakan sebuah AP yang ber merk TP-LINK TL-WA7210N. waktu itu harganya sekitar 600rb dengan kabel UTP merk belden 15 meter. 




Disini saya tidak menambah antena external lagi karena saya masih menggunakan antena wajan bolic yang sudah saya buat tadi. Sebenarnya AP ini memang sudah dilengkapi dengan antena internal yang cukup handal. jadi bila dipasang tanpa menggunakan antena alat ini sudah bisa bekerja maksimal. Selain dari itu,AP ini juga dibungkus oleh plastik keras yang tahan panas dan hujan karena alat ini memang didesain untuk ditempatkan di luar rumah(outdoor).


Setelah selesai mensetting AP tersebut, alhamdulillah akhirnya saya mendapatkan sinyal wifi.id yang sebelumnya poor menjadi excellent. mungkin karena jarak antena pemancar dengan antena penerima hanya +-700meter. sedangkan menurut pengalaman orang yang sudah mencoba, AP ini masih bisa menangkap sinyal hotspot dengan jarak mencapai 2-3km dengan signal yang cukup baik.

Pada saat itulah saya  merasa senang karena sekarang saya bisa memilih internet hotspot yang ingin saya gunakan untuk browsing, tanpa harus susah susah pergi ke counter untuk membeli kartu perdana seminggu sekali.hehehe

Setting TP-LINK TL-WA5210G jadi Pemancar WiFi Speedy


TP-LINK TL-WA5210G dapat digunakan sebagai pemancar WiFi pada jaringan Speedy dan untuk itu kita harus menggunakan 2 perangkat yang berbeda.

Perangkat 1 : Modem ADSL Router yang tersambung dengan jaringan Speedy dengan IP default perangkat 192.168.1.1
Perangkat 2 : TP-LINK TL-WA5210G sebagai pemancar WiFi yang bersumber dari Perangkat 1
Dengan asumsi bahwa pada Perangkat 1 (Modem ADSL Router) telah tersambung jaringan Speedy (LAN IP Address 192.168.1.1) lalu kita gunakan Perangkat 2 (TP-LINK TL-WA5210G) sebagai pemancar WiFi.
Langkah Kerja
Tahap 1. Koneksi TP-LINK TL-WA5210G dengan Komputer
– Buka Penutup belakang TP-LINK TL-WA5210G
– Hubungkan perangkat TP-LINK TL-WA5210G dengan TP-LINK POE dengan Kabel LAN RJ45 (include dalam box)
– Hubungkan Adaptor dengan Sumber Listrik dan TP-LINK POE
– Hubungkan TP-LINK LAN dengan PC dengan Kabel LAN RJ45 (Pakai Kabel LAN Perangkat 1)
– Buka “Network Sharing Center” pada PC / Komputer
– Klik “Change Adapter Setting”
– KLIK KANAN pada ikon “Local Area Connection”
– Pilih “Properties”
– Tampil Form “Local Area Connection Properties”
– Pada Tab “Networking” Sorot “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)”
– Tekan Tombol “Propertis” pada form “Local Area Connection Properties”
– Tampil Form “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) Properties”
– Pada Tab “General” Klik Radio Button “Use the following IP Address:”
– Isi Field “IP Address” dengan Angka “192.168.1.100”
– Isi Field “Subnet Mask” dengan Angka “255.255.255.0”
– Tekan Tombol “OK”
Prosedur diatas telah menghubungkan Perangkat TP-LINK TL-WA5210G dengan PC / Komputer
Tahap 2. Setting Perangkat TP-LINK TL-WA5210G dengan Browser
– Buka Browser Google Chrome atau Mozilla lalu pada Address masukkan alamat 192.168.1.254 dan tekan enter
– Tampilan pertama adalah Form Login, username : “admin” dan Password : “admin”
– Beri persetujuan legal atas penggunaan perangkat dan “Indonesia” pada pilihan negara
– Masuk halaman “TP-LINK 2.4GHz High Power Wireless Outdoor CPE Model No. TL-WA5210G”
Menu yang kita pergunakan:
— Basic Settings —
Operation Mode
Network
Wireless
– Basic Settings
– Wireless Mode
– Security Settings
— Advanced Settings —
DHCP
– DHCP Settings
Langkah Kerja Setting:
1. Pada bagian “— Basic Settings —” Sorot “Operation Mode” dan pilih “AP: Access Point”
2. Pada bagian “— Basic Settings —” Sorot “Network” dan isi “Gateway: 192.168.1.1”
3. Pada bagian “— Basic Settings —” Sorot “Wireless” lalu:
– Pada “- Basic Settings” isi “SSID: Nama_WiFi_Anda” –> Save
– Pada “- Wireless Mode” pilih “Access Point” dan centang “Enable SSID Broadcast” –> Save
– Pada “- Security Settings” pilih “WPA-PSK/WPA2-PSK” lalu isi “PSK Passphrase: PasswordWiFiAnda” –> Save
4. Pada Bagian “— Advanced Settings —” sorot “DHCP” dan Pilih “- DHCP Settings” lalu pilih:
– DHCP Server:”Enable”
– Start IP Address:”192.168.1.2″
– End IP Address:”192.168.1.253″
– Address Lease Time:”120″
– Default Gateway:”192.168.1.1″
– Default Domain:”(kosongkan)”
– Primary DNS:”192.168.1.1″
– Secondary DNS:”0.0.0.0″
Keterangan Penting pada bagian “— Advanced Settings —”
1. Start IP Address:”192.168.1.2″ karena IP Address:”192.168.1.1″ dipakai untuk Perangkat 1 (Modem ADSL Router)
2. End IP Address:”192.168.1.253″ karena IP Address:”192.168.1.254″ dipakai untuk Perangkat 2 (TP-LINK TL-WA5210G)
3. Address Lease Time:”120″ bisa dirubah dari 1~2880 dalam satuan menit untuk pergantian IP Client
4. Default Gateway:”192.168.1.1″ untuk mengarahkan pergerakan data hanya melalui Perangkat 1
5 Default Domain:”(kosongkan)”
6 Primary DNS:”192.168.1.1″ untuk mengarahkan pergerakan data hanya melalui Perangkat 1
7 Secondary DNS:”0.0.0.0″
Keterangan lain:
1. Hapus “IP Address 192.168.1.100” dan “Subnet Mask 255.255.255.0” dari “Local Area Connection” dengan memilih “Optain an IP Address Automatically” pada form “Local Area Connection Properties”
2. Jika “Start IP Address:192.168.1.2”, “End IP Address:192.168.1.253” dan “Default Gateway:192.168.1.1” serta “Primary DNS:192.168.1.1” tidak di isi maka WiFi tidak bisa tersambung dengan perangkat mobile yang menjadikan Security sebagai prioritas dalam sambungan.
3. DHCP Settings pada Perangkat 1 (Modem ADSL Router) di Disable sehingga IP Client WiFi yang terkoneksi diatur oleh Perangkat 2 (TP-LINK TL-WA5210G) pada range IP 192.168.1.2 (start) s/d 192.168.1.253 (end)
4. Jika IP Perangkat 1 anda bukan 192.168.1.1 tapi 192.168.1.2 maka gunakan IP Perangkat 1 tersebut “192.168.1.2” sebagai IP Gateway pada Perangkat 2 dan atur ulang penomoran IP 192.168.1.3 (start) s/d 192.168.1.253 (end) pada Perangkat 2 untuk menghindari Conflict IP.
Informasi test
1. Perangkat 1 : D-Link DSL-526B (Modem ADSL Router), harga pasaran 180rb
2. Perangkat 2 : TP-LINK TL-WA5210G (Pemancar WiFi), harga pasaran 540rb
3. PC Lenovo (build up) dan Asus (rakitan) dilengkapi LAN dan WiFi dengan OS Win7
4. Mobile Phone (Blackberry dan Samsung) dilengkapi WiFi
Keterangan
1. Modem ADSL Router WiFi (speedy) tersedia dipasaran dan harganya lebih murah dari TL-WA5210G, namun daya pancar WiFi relatif pendek dan kebanyakan dari perangkat itu tidak tersedia grounding sehingga rentan terhadap sambaran petir.
2. Penggunaan Perangkat 1 Modem ADSL Router (LAN) lebih ditujukan sebagai “Tumbal” sambaran petir yang menerpa jaringan telkom.
Semoga bermanfaat

Cara Membangun Hotspot RT RW Net atau BTS RT RW net


cara membangun hotspot rt rw net4Apa kabar sahabat Hotspot Kampung kita berjumpa lagi di postingan Membangun Hotspot RT RW Net / BTS RT RW Net,  sekarang kita belajar bagaimana cara membangun / membuat jaringan Rt Rw Net .langsung aja kita belajar yuk.
cara membangun hotspot rt rw net4
1. PENGERTIAN
RT/RW-Net adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup wilayah yang kecil, melalui jalur kabel atau Wireless 2.4 Ghz. RTRW Net merupakan salah satu bentuk komunikasi rakyat yang bebas dari undang-undang dan birokrasi pemerintah.
Istilah RT/RW-net pertama kali digunakan sekitar tahun 1996-an oleh para mahasiswa di Universitas Muhammadyah Malang (UMM), seperti Nasar, Muji yang menyambungkan kos-kos-an mereka ke kampus UMM yang tersambung ke jaringan AI3 Indonesia melalui GlobalNet di Malang dengan gateway Internet di ITB. Sambungan antara RT/RW-net di kos-kosan ke UMM dilakukan menggunakan walkie talkie di VHF band 2 meter pada kecepatan 1200bps. Hal tersebut, diutarakan oleh Bino, waktu itu masih bekerja di GlobalNet, secara bercanda para mahasiswa Malang ini menamakan jaringan mereka RT/RW-net karena memang di sambungkan ke beberapa rumah di sekitar kos-kosan mereka.
2. KONSEP
Konsep RT-RW-Net sebetulnya sama dengan konsep Warnet. Pemilik RT/RWNet akan membeli atau menyewa bandwith dari penyedia internet / ISP (Internet Service Provider) misalkan Telkom, Indosat atau Indonet, lalu dijual kembali ke pelanggan. Yang membedakan antara Warnet dengan RTRW Net adalah tempat pelanggan berada. Pelanggan RTRW Net menggunakan internet di rumah masing-masing, tidak di tempat RTRWNet tersebut berada.
Apakah RT/RW Net ini Murah ? Jawabanya adalah iya. Sebagai contoh, misalkan kita berlangganan Speedy untuk paket 1024Kb yang harganya Rp. 700 ribuan/perbulan, kemudian dishare untuk 10 orang, maka dalam sebulan setiap orang hanya akan membayar kurang lebih 70 ribu rupiah untuk akses internet berkecepatan up to 1024Kbps. Biaya tersebut tentu sangat murah karena pelanggan akan bebas menggunakan internet selama 24 jam sehari selama sebulan penuh.
Andaikan biaya tersebut dibulatkan menjadi 100 ribu/bulan//pelanggan -sebagai tambahan untuk biaya listirk dan perawatan peralatan, misalkan- maka sama artinya dengan setiap pelanggan hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp.3.300,-/hari atau Rp.138,-/Jam. Bandingkan dengan biaya akses internet di warnet……
3. TUJUAN
Tujuan terpenting dalam pembangunan RTRW Net ini adalah Turut serta dalam pengembangan internet murah di masyarakat serta Membangun komunitas yang sadar akan kehadiran Teknologi Informasi dan Internet
4. TOPOLOGI DAN KEBUTUHAN PERANGKAT
Secara Sederhana, topologi dalam sebuah RTRW Net adalah sebagai berikut :
Sumber Koneksi Internet >> Modem >> Pemancar Wifi >> Antena >> Client
Kebutuhan Perangkat Standar :
1. Modem/router, disesuaikan dengan sumber koneksi internet
2. Pemancar Wifi dan perlengkapannya, yang meliputi :
PERANGKAT UNTUK MEMBANGUN HOTSPOT RT/RW NET
Untuk membengun Hotspot  Rt/Rw Net secara sederhana yang harus di persiapkan pertama-tama adalah koneksi internet Unlimited yang akan di jadikan sebagai Backbone pemancar Wireless LAN atau Rt/Rw Net kalian. Peralatan pendukungnya antara lain :
  • Access Point
acces point
Fungsi accsess point adalah sebagai hub/switchyang akan menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga. di access point inilah koneksi internet dari tempat server di pancarkan atau di kirim melalui gelombang radio. ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan di jangkau. semakin tinggi kekuatan sinyal (ukuran dalam satuan dBmatau mW) semakin luas jangkauannya.
  • Antena (Omni atau Sektoral)
antena omni
Untuk memperluas coverage area hingga beberapa kilometer, di perluakan antena omni eksternal. meskipun ketika membeli access point sudah di lengkapi antena omni, namun belum cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB.
untuk memperluas area jangkauannya, diperlukan antena omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. antena omni ini memiliki pancaran radiasi 360 derajat, jadi cocok untuk menjangkau clien dari arah mana saja.
  • Box Access Point
box acces point
Untuk melindungi access point dari hujan, maka di perlukan pelindung berbentuk kotak. Kotak pelindung ini bisa terbuat dari plastik atau plat besi. Rata-rata kotak ini sudah di lengkapi dengan kunci pengaman dan Box ini harus di letakan persis di bawah antena.  alat ini digunakan jika menggunakan acces poin in door namun jika menggunakan AP out door tidak perlu lagi menggunakan alat ini.
  • Kabel Pigtail/Kabel Jumper
pigtail
Kabel Pigtail atau kabel jumper di perlukan untuk menghubungkan antena omni dengan access point. Perhatikan panjang maksimal yang di perlukan hanya 1 meter, leih dari itu kalian akan mengalami degradasi sinyal (Loss dB). Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana tipe konektor di sesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point.  jika menggunakan AP out door seperti bullet alat ini tidak perlu di gunakan.
  • POE (Power Over Ethernet)
 POE (Power Over Ethernet)
Agar kabel listrik tidak di naikan ke atas untuk “menghidupkan” Access Point maka di perlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP. Daengan alat ini maka kalian tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.
  • Kabel UTP/STP
Kabel UTP/STP
Meski namanya perangkat Wireless, namun perana kabel juga di perlukan. Kabel UTP/STP ini di perlukan untuk menghubungkan Access Point dengan jaringan kabel pada LAN local. Jadi, di bawah dia bisa di pasang  ke komputer gatewa/router atau ke Hub/switch. Pilihan kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang di lewatkan oleh POE.
  •  Penangkal Petir (Lightning Arrester)
cara membangun hotspot rt rw net Penangkal Petir (Lightning Arrester)
Alat ini berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik pada saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding). KOmponen ini di pasang pada kable jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkat petir umumnya di tanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. grounding yang kurang baik menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.
  • Tower
cara membangun hotspot rt rw net tower
Guna mendapat jangkauan area coverage yang maksimal, kalian perlu menaikan antena omni eksternal ke tampat yang tinggi agar client WLAN bisa mengakses wifi hotspot
secara singkat alat yang di butuhkan
Radio Akses Point
– Box Outdoor sebagai wadah Radio Akses Point. Perangkat ini wajib ada, jika AP yang digunakan adalah AP Indoor, bukan AP outdoor.
– PoE/Power over Ethernet, alat untuk memisahkan antara jalur data dengan jalur catu daya pada sebuah kabel jaringan/ethernet. Jika menggunakan AP outdoor, hanya dibutuhkan satu buah PoE, sementara kalo menggunakan AP Indoor, dibutuhkan PoE splitter yang terdiri dari sepasang (dua buah) PoE yang dipasang di bawah (dekat adaptor) dan di atas (dekat radio AP)
– Pigtail. Berfungsi untuk menyambungkan antara AP dengan Antena. Bentuknya berupa kabel coaxial sepanjang 30 – 60 cm dengan masing-masing konektor pada ujung-ujungnyanya. Tidak semua AP memerlukan pigtail ini. Beberapa produk Ubiquity seri Bullet tidak memerlukan pigtail lagi, karena AP dapat langsung disambungkan dengan konektor antena.
– Antena. Berfungsi menyebarkan signal dari radio AP. Alat ini sangat penting fungsinya dalam sebuah jaringan wireless, karena akan sangat menentukan kualitas signal yang dapat ditangkap oleh klien.
– Client. Dapat berupa Laptop dengan card wifi bawaannya, USB Wifi atau radio akses point yang diset sebagai client.
Dengan peralatan seperti diatas, kita sudah dapat mengawali sebuah usaha RTRW Net. Untuk optimalisasi dan manajemen jaringan wireless yang lebih baik, beberapa rekan menambahkan peralatan sebagai berikut :
1. Routerboard Mikrotik, digunakan sebagai manajemen bandwidth, otentifikasi client, hotspot login dll
2. Switch HUB, untuk membagi koneksi dari Modem atau dari routerboard mikrotik
3. Komputer Server yang difungsikan sebagai mesin Proxy, url filter dan lain sebagainya
Dengan menggunakan patokan topologi diatas, kita sudah bisa mulai berhitung berapa nilai investasi yang kita butuhkan untuk memulai usaha RTRW Net ini. Simulasinya dapat dilihat pada contoh berikut :
1. Akses Point Bullet M2HP, dengan adaptor dan PoE, kisaran harga Rp. 1.000.000,-
2. Antena Omni Hyperlink, harga kisaran Rp. 1.200.000,-
3. Kabel UTP kualitas standart, kisaran harga Rp. 3500/meter x 15 meter =Rp.52.500,-
4. Konektor RJ-45 @ 2.500/buah x 4 = Rp. 10.000,-
5. Tiang antena Pipa Galvanis ukuran 1 Inch dan 1.25 Inch + pemasangan Rp. 400.000,-
———————————————————————————————Total : Rp. 2.662.500,-
Keterangan : Asumsi sumber koneksi menggunakan Telkom Speedy, yang dalam paket pemasangannnya sudah diberikan Modem gratis.
Perangkat pemancar Wifi diatas adalah perangkat yang banyak direkomendasikan oleh rekan-rekan yang telah menggeluti usaha RTRW Net ini. Hampir semua rekan sepakat untuk menunjuk Bullet M2HP sebagai rekomendasi utama mereka untuk dijadikan sebagai Main AP. pertimbangannya adalah karena praktis, tidak membutuhkan box outdoor dan pigtail, processor dan memori yang cukup tinggi dan power yang cukup besar. Untuk antena AP, selain merk Hyperlink, beberapa rekan juga merekomendasikan Omni Slotted, Omni TPLink dan Omni Fulbond.
dikutip dari berbagai sumber

Instalasi dan Konfigurasi Proxy Server di Debian

Instalasi dan Konfigurasi Proxy Server di Debian


Kali ini saya akan membuat tutorial tentang Proxy Server yang memiliki fungsi:

1. Pembatasan website tertentu (facebook,twitter,dll) pada jam-jam belajar, tapi bisa di akses di luar jam itu.
2. Web caching
3. Blok web-web porno, sara, judi, dll (include porno.txt)


Selain itu proxy juga dapat digunakan untuk Security, misalnya memblokir akses ke suatu website ataupun sebagainya. Software yang akan digunakan kali ini adalah Squid pada Linux Debian Squeeze

1. Pertama kita install paket Squidnya

#apt-get install squid

2. Setelah melakukan penginstalan kita masuk ke file squid.conf dengan perintah :

#nano /etc/squid/squid.conf

Lalu perintah selanjutnya kita harus mencari dan mengedit konfigurasi didalam sqiud.conf biar mudah anda dapat menekan ctrl+w (search/where is) cari tulisan dubawah ini dan diedit sesuai dengan perintah yang saya berikan.

Code:
http_port 3128                   ( tambahkan tulisan 'transparent' di belakangnya ) 
cache_mem 8 mb               ( hilangkan tanda pagar didepannya dan angka delapan diganti dengan 64 mb ) 
cache_swap_low 90           ( hilangkan tanda pagar didepannya ) 
cache_swap_high 95          ( hilangkan tanda pagar didepannya ) 
cache_mgr admin@proxy   ( hapus tanda pagar didepannya, dan ditambahkan admin@(domain kamu)                                                     sehingga menjadi cache_mgr admin@(domain kamu) ) 
visible_hostname                ( dan cari tulisan '# none' dibawahnya, lalu dihapus dan di tulis visible_hostname                                              proxy@(domain kamu)

3. Cari tulisan acl CONNECT (ditambahkan dibawahnya)

Code:
acl blacklist url_regex -i "/etc/squid/blacklist.txt" ( letak file blacklist )
acl url dstdomain "/etc/squid/url.txt"                    ( letak file url.txt )
acl lan src 192.168.10.0/24                               ( ip ini disesuaikan dengan ip lan yang akan berhubungan                                                                                dengan client ) 
http_access deny blacklist 
http_access deny url 
http_access allow lan
lalu save konfigurasi dengan menekan ctrl+o (enter) ctrl+x (enter) lalu buat file blacklist.txt & url.txt dengan perintah

4. Buka file blacklist dan url

#nano /etc/squid/blacklist.txt

( masukan tulisan yang akan diblokir misal "facebook"

#nano /etc/squid/url.txt

( masukan domain yang akan diblokir misalnya "kaskus.co.id"

5. Lalu restart paket squid dengan perintah

#/etc/init.d/squid restart

untuk melihat settingan squid sudah benar atau belum kita dapat mengetikan perintah

#squid -z 

(jika muncul "Creating Swap Directori" maka konfigurasi squid telah selesai. Jalan kembali pake squid dengan perintah


6. Lalu konfigurasi iptables pada rc.local untuk memforward port 80 ke port squid 3128, dengan perintah:

# nano /etc/rc.local

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -d 0/0 --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128

Demikian Instalasi dan Konfigurasi Proxy Server di Debian

CARA MEMBUAT RT RW NET SENDIRI DAN SEDERHANA

RT RW Net apa sih, sebenarnya Istilah RT/RW-net pertama kali digunakan sekitar tahun 1996-an oleh para mahasiswa di Universitas Muhammadyah Malang, pada saat itu mahasiswa UMM yang menyambungkan kos-kos-an mereka ke kampus yang tersambung ke jaringan AI3 Indonesia melalui GlobalNet di Malang dengan gateway Internet di ITB. Sambungan antara RT/RW-net di kos-kosan ke UMM dilakukan menggunakan walkie talkie di VHF band 2 meter pada kecepatan 1200bps.
Pada saat itu masih di GlobalNet, secara bercanda para mahasiswa Malang ini menamakan jaringan mereka RT/RW-net karena memang di sambungkan ke beberapa rumah di sekitar kos-kosan mereka.
Nah ternyata implementasi yang serius dari RT/RW-net dilakukan pertama kali oleh Michael Sunggiar di di perumahannya di Bogor sekitar tahun 2000-an. Banyak kisah sedih yang diceritakan oleh Michael Sunggiardi karena sulitnya mencari pelanggan di awal 2-3 tahun operasi RT/RW-net-nya. Sebagian besar tetangga beliau pada saat itu tidak merasa butuh akses Internet 24 jam dari rumahnya.




II. ALAT DAN BAHAN YANG DI PERLUKAN 

  1. Modal, ini pentng karna kalau tidak punya modal kita hanya bisa bernyanyi dan bermimpi.... hehe untuk level sederhana saya mengeluarkan modal -+ sekitar 5 juta rupiah. (waw kecil ya... bagi saya itu besar karna modal itu hasil dari menggadaikan motor saya hihihihi (curhat dikit kk)

  2. Koneksi internet Unlimited ( saya pake smart fren pantec) karna belum ada ISP besar yang masuk ke daerah saya (tidak ada rotan akarpun jadi) untuk sementara / sementerus :-) yang akan dijadikan sebagai backbone pemancar RT RW Net hehehe... harganya sekitar 250-400 rb tiap daerah beda-beda
  3. Access Point TL-WA5210G 2.4GHz High Power Wireless outdoor
    Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya. Harganya -+ 450.000 - 600.000 tiap toko beda2 cari aja yang termurah :v


    4. Antena ( Omni atau sectoral )
    Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
    Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja. Harganya -+ 450.000 - 500.000


    5.Box Access Point 
    Untuk melindungi access point anda dari hujan, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini harus diletakkan persis di bawah antena. Harganya -+ 50.000
    #NB : karna saya pake TL-WA5210G 2.4GHz High Power Wireless outdoor, jadi ga usah pake box hehe

    6. Kabel Pigtail/ Kabel Jumper
    Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 100 / 50 cm, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda. Harganya -+ 150.000


    7. POE (Power Over Ethernet)
    Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinyamengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

    #NB : karna saya pake TL-WA5210G 2.4GHz High Power Wireless outdoor, jadi ga usah pake POE lagi karna sudah ada di dusnya hehe

    8. Kabel UTP/STP 20 Meter (kalau kurang tambahin aja ya)
    Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE. Harganya -+ 100.000

    9. Penangkal Petir (Lightning Arrester)
    Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir. Harganya -+ 175.000

    10. Tower Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik. 
    #Karna harga tower mahal ... hehe.... saya pake 2 lente pipa semi baja bawahnya dan pipa besi untuk sambungannya jumlah 12 Meter, untuk covered areanya bisa nyampe 3 kman... mantapnya di 1-2 km gan (nangisss karna ga bisa jauh hikhikhik) ga lupa kawat sling biar ga goyang inul eh ... goyang kena angin maksudnya xixixixi ... Harga -+ 300.000 yg semi baja yg besi biasa 150.000 kawat sling sekitar 20.000 per 20 meter...

    11. Mikrotik RB450
    Mikrotik adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan menjadikan komputer menjadi router network. Mikrotik mencakup berbagai fiture yang dibuat ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleg ISP dan Provider hotspot. 
    #NB : Nah, saya menggunakan Mikrotik ini untuk digunakan sebagai billing Hotspot dengan menggunakan voucer, untuk penyetingan mikrotiknya saya di bantu temen saya karna saya masih belum paham masalah mikrotik hehe jujur daripada sok pinter tapi salah hehe ... (makasih om Alip)

    12. Wireless N Router TL MR-3220 
    dikarnakan tidak ada ISP besar seperti speedy .. untuk itu saya menggunakan Router Wireless N yang support USB untuk berbagai macam operator dari GSM-CDMA.
    III. Antena Yagi + Ap Tp-link TL-WA500G di Client 1 Km 
    Fungsi dari antena client yagi ini adalah untuk menerima sinyal di client supaya maknyussss hehe, jika tidak menggunakan antena ini maka akan terjadi degradasi sinyal (loss dB) yang mengakibatkan sering terputus sinyal di client hehehe kurang  lebih seperti itu ya ...kecuali kalau jarak 10 - 30 Meter masih aman.


    #Sekian dulu sharing pengalamannya hehe... cape .... mau main games dulu hehe
    #Untuk setting sampe berhasil tunggu saja di episode berikutnya hehehe :-)
    #Untuk masukannya & koreksinya di tunggu karna saya juga masih tahap belajar xixixi ...